Posted by: safarah | 62007000UTC11bUTCSat, 24 Nov 2007 19:15:40 +0000 24, 2007

Shalat-shalat Wajib

Tuntunan Shalat

Shalat-shalat Wajib

Shalat wajib yang harus didirikan oleh umat Islam dibagi 2 (dua) , Yaitu :

  1. Fardu ‘Ain, Yaitu shalat wajib yang harus dilakukan oleh setiap umat islam.

    1. Shalat Shubuh

    2. Shalat Dzuhur

    3. Shalat ‘Ashar

    4. Shalat Maghrib

    5. Shalat Isya’ dan

    6. Shalat Jum’at (hanya diwajibkan untuk kaum laki-laki)

  2. Fardu Kifayah, yaitu shalat wajib yang apabila sudah dikerjakan oleh sebagian umat Islam, maka umat islam yang lainnya terbebas dari kewajiban tersebut.

    1. Shalat Jenazah

    2. Shalat Ghaib

Berikut ini niat, Jumlah rakaat dan waktu pelaksanaan kedelapan shalat wajib ‘Ain dan Kifayah tersebut.

  1. Shalat Shubuh.

2 Rakaat, waktunya antara menjelang terbit fajar sebelum terbit matahari. Niatnya sebagai berikut :

Ushalli Fardladh shub-hi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.” lalu takbiratur ihram : Allahu Akbar.

Artinya : “Aku sengaja shalat fardu subuh dua rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah

  1. Shalat Dzuhur.

4 rakaat, waktunya antara mulai matahari tergelincir dengan posisi tepat diatas kepala sampai dua jam sesudahnya. Niatnya :

Ushalli Fardlal dzuhri arba’a rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.” lalu takbiratur ihram : Allahu Akbar.

Artinya : “Aku sengaja shalat fardu Dzuhur empat rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah

  1. Shalat Ashar .

4 rakaat, waktunya satu jam sejak berakhirnya waktu shalat dzuhur sampai menjelang matahari terbenam. Niatnya :

Ushalli Fardlal ‘ashri arba’a rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.” lalu takbiratur ihram : Allahu Akbar.

Artinya : “Aku sengaja shalat fardu Ashar empat rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah

  1. Shalat Maghrib.

3 rakaat, waktunya saat terbenamnya matahari sampai hilangnya tanda senja, yakni merah langit disebelah barat. Niatnya :

Ushalli Fardlal Maghribi tsalatsa rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.” lalu takbiratur ihram : Allahu Akbar.

Artinya : “Aku sengaja shalat fardu Maghrib tiga rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah

  1. Shalat Isya’

4 rakaat, waktunya antara satu jam habis waktu maghrib sampai satu jam menjelang waktu subuh. Niatnya :

Ushalli Fardlal Isyaa-i arba’a rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.” lalu takbiratur ihram : Allahu Akbar.

Artinya : “Aku sengaja shalat fardu Isya’ empat rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah

  1. Shalat Jum’at.

2 rakaat, dilaksanakan setiap hari Jum’at waktunya sama dengan waktu Dzuhur. Niatnya :

Ushalli Fardlal jum’ati rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.” lalu takbiratur ihram : Allahu Akbar.

Artinya : “Aku sengaja shalat fardu Jum’at dua rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah

  1. Shalat Janazah (Fardu Kifayah).

Syarat-syaratnya :

  1. Jenazah sudah dimandikan dan dikafani

  2. Letak jenazah sebelah kiblat didepan yang menshalati.

  3. Suci dari hadas dan najis baik badan, pakaian dan tempat.

Rukun dan cara mengerjakannya.

Shalat jenazah tanpa ruku dan sujud juga tanpa iqamah.

  1. Niat

Lafal niat untuk jenazah laki-laki sebagai berikut :

Ushalli ‘alaa haadzal mayyiti arba’a takbiraatin fardlal kifaayati (ma’mumam/imamam) lillahi ta’alaa.

Artinya : “aku niat shalat atas mayat ini empat takbir fardu kifayah (makmum/imam) karena Allah

Lafal niat untuk jenazah perempuan sebagai berikut :

Ushalli ‘alaa haadzihil mayyiti arba’a takbiraatin fardlal kifaayati (ma’mumam/imamam) lillahi ta’alaa.

Artinya : “aku niat shalat atas mayat ini empat takbir fardu kifayah (makmum/imam) karena Allah

  1. Setelah niat, dilanjutkan takbiratul ihram : Allahu Akbar , setelah itu membaca surat Fatihah, kemudian disambung dengan takbiratul ihram kedua : Allahu Akbar.

  2. Setelah takbir kedua membaca shalawat atas nabi Muhammad saw. Minimal:

Allahumma Shalli ‘alaa Muhammadin” artinya : “Yaa Allah berilah salawat atas nabi Muhammad

  1. Kemudian takbir ketiga disambung dengan do’a minimal sebagai berikut :

Allahhummaghfir lahu warhamhu wa’aafihi wa’fu anhu

Artinya : “Yaa Allah ampunilah dia, berilah rahmat, kesejahteraan dan ma’afkanlah dia

Apabila jenazah yang dishalati itu perempuan, maka bacaan Lahuu diganti dengan Lahaa. Jika mayatnya banyak maka bacaan Lahuu diganti dengan Lahum.

  1. Setelah itu takbir ke empat, disambung dengan do’a minimal :

Allahumma la tahrimnaa ajrahu walaa taftinna da’dahu waghfirlanaa walahu.

Artinya : “Yaa Allah, janganlah kiranya pahalanya tidak sampai kepadanya atau janganlah Engkau meluputkan kami akan pahalanya, dan janganlah Engkau memberi kami fitnah sepeninggalnya, serta ampunilah kami dan dia.

  1. Salam

  1. Shalat Ghaib (Fardu Kifayah).

Yaitu shalat jenazah tetapi tidak dihadapan jenazah (jenazahnya berada ditempat lain atau sudah dimakamkan). Niatnya :

Ushalli ‘alaa mayyiti (Fulanin) al ghaaibi arba’a takbiraatin fardlal kifaayati lillahi ta’alaa

Artinya : “aku niat shalat gaib atas mayat (fulanin) empat takbir fardu kifayah (makmum/imam) karena Allah“”

Fulanin diganti dengan nama mayat yang dishalati.

Syarat, rukun dan tatacara shalat ghaib sama dengan shalat jenazah.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: